7 PAC PKB MINTA SANUSI GANDENG INUL

21 03 2010

KEPANJEN-Sebanyak 33 Pengurus Anak Cabang (PAC) mendatangi rumah Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, HM Sanusi, Rabu siang. Kedatangan sejumlah pengurus diantaranya dari PAC Gedangan, Bantur, Dampit, Turen, Ngantang, Wagir dan Tirtoyudo, meminta kepada Sanusi agar dalam Pilkada 2010 sebagai Wakil Bupati bisa menggandeng Inul Daratista. Amanah yang diberikan sejumlah pengurus itu, merupakan tindak-lanjut dari pemberian dukungan majunya Sanusi, yang maju sebagai calon Wakil Bupati dari partai PKB.
“Keinginan yang disampaikan PAC ini, tentu merupakan suatu masukan yang berharga buat saya. Karenanya, saya akan sampaikan keinginan atau amanah ini kepada DPP PKB,” kata Sanusi.
Dijelaskan Sanusi, saat ini tim dari Deska Pilkada DPC PKB maupun dari internal, sudah terus melakukan upaya komunikasi dengan pihak Inul Daratista. Kabarnya, biduaniata dangdut ternama itu memberikan sinyal untuk maju dari PKB sebagai Bupati Malang.
“Kami sudah dekat dengan pihak Inul. Sejauh ini, komunikasi sudah terjadi dan tinggal menunggu kepastiannya saja. Jika memang para pengurus PAC menginginkan saya bersanding dengan Inul, hal itu adalah amanah yang harus saya jalankan. Termasuk, bagaimana nanti hasil dari DPP. Karena bagaimana pun, semua yang menentukan adalah DPP. Termasuk, kalau pun kedepannya Inul urung mencalon dan DPP kemudian menghendaki saya berpasangan dengan calon lainnya,” paparnya.
Ketua PAC PKB Wagir, Ahmad Budiono menjelaskan pengurus ditingkat PAC, sangat berharap agar Inul segera mendaftar sebagai Bupati Malang. Mengingat, Inul punya kans besar untuk mewakili kaum gender.
“Dalam rangka pilkada ini, respon kehadiran Inul sebenarnya sudah ditunggu para konstituennya. Baik dari PKB maupun masyarakat luas. Sehingga, jika memang Inul resmi bergabung dengan PKB, sudah pasti dirinya berikut 33 PAC yang ada didaerah akan berjuang memenangkannya,” ujar Ahmad Budiono.

Sementara itu Anggota Desk Pilkada DPC PKB Kabupaten Malang, H Abdul Mujib Idris yang dihubungi kemarin sore menjelaskan, sampai saat ini utusan Inul belum datang ke PKB. Jika utusan Inul datang, kata dia, akan membahas lagi apakah bisa mendaftar atau tidak.
Selain itu, syarat sebagai calon bupati atau pun wakil bupati harus dipenuhi. Salah satu syarat yang harus dipenuhi yakni ijazah pendidikan formal. Minimal, calon bupati atau wakil bupati harus memiliki ijazah SMA.
“Untuk ijazah memang harus diketahui secara persis. Karena ini berkaitan dengan syarat calon,” jelasnya.
Untuk diketahui, ijazah minimal untuk calon bupati atau pun wakil bupati yakni ijazah SMA. Sementara berkembang informasi bahwa Inul hanya memiliki ijazah SMP saja. Namun kepastian tentang hal ini belum dikonfirmasikan kepada pihak Inul.
Secara terpisah, Ketua Desk Pilkada, DPW PKB Jatim, Mas’ud Adnan memastikan belum pernah dihubungi Inul maupun utusannya. Karena itu pihaknya beranggapan rencana Inul mendaftar di PKB masih sebatas rumor. (van/sit) (malangpost/pm)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: